"Aksi akan tetap berlanjut, 10 orang per hari, dan jahitannya akan kita tambah. Kemarin dua jahitan, sekarang empat, dan hari Rabu besok enam jahitan, dan terus akan dilakukan sampau tuntutan kami dipenuhi," kata Koordinator aksi jahit mulut, M Ridwan, di depan gedung DPR (Selasa, 20/12).
Kemarin (Senin, 19/12), di tempat yang sama, delapan orang FKMPPP ini sudah melakukan aksi jahit. Satu di antara mereka adalah seorang ibu berusia 47 tahun.
Kini, ibu tersebut masih berbaring lemas di bawah tenda yang didirikan di depan DPR RI.
"Sekarang belum ada tim medis yang datang sampai hari ini. Mudah-mudahn nanti ada tim medis yang bersedia mendampingi kami," demikian Ridwan.
[ysa]
BERITA TERKAIT: