Muktamar NU Turut Gerakkan Ekonomi Masyarakat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Kamis, 27 Agustus 2026, 16:22 WIB
Muktamar NU Turut Gerakkan Ekonomi Masyarakat
Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), H Saifullah Yusuf. (Foto: tangkapan layar)
Kecil Besar
rmol news logo Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), H Saifullah Yusuf, melaporkan penyelenggaraan Muktamar NU yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.
HUT RMOL news

Saifullah Yusuf mengatakan, panitia mempersiapkan berbagai kebutuhan penyelenggaraan, mulai dari arena pembukaan, ruang sidang, asrama, logistik, transportasi, hingga fasilitas pendukung lainnya.

Selain menjadi forum tertinggi organisasi, Muktamar NU ke-35 juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Menurut Saifullah, sekitar 1.500 pelaku UMKM telah membuka usaha di sepanjang jalan kawasan pesantren untuk mendukung gelaran Muktamar.

Selama Muktamar berlangsung hingga 31 Agustus 2026, panitia juga menghadirkan panggung budaya dan pasar malam. Kehadiran berbagai aktivitas tersebut membuat Muktamar tidak hanya menjadi forum organisasi, tetapi turut menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.

“Ini tidak hanya menjadi forum organisasi, tapi turut menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar,” katanya dalam laporan penyelenggaraan Muktamar NU ke-35, Kamis, 27 Agustus 2026.

Dari sisi transportasi, panitia juga menyiapkan becak listrik untuk mendukung mobilitas para kiai dan peserta Muktamar. Saifullah menyebut fasilitas tersebut merupakan bagian dari bantuan Presiden Prabowo Subianto.

“Transportasi juga didukung becak listrik untuk mendukung aktivitas kiai dan peserta. Becak listrik ini bagian dari bantuan Bapak Presiden,” ujarnya.

Saifullah menambahkan, selama penyelenggaraan Muktamar masih akan digelar berbagai agenda lainnya. Panitia memastikan seluruh rangkaian kegiatan, termasuk tata kelola dan proses pengambilan keputusan, berjalan tertib, transparan, dan terukur.

“Kami memastikan tata kelola hingga pengambilan keputusan berjalan tertib, transparan, dan terukur. Kesiapan sumber daya manusia juga menjadi perhatian utama,” tuturnya.

Lebih lanjut, Saifullah menyebut Muktamar NU ke-35 memiliki keistimewaan tersendiri. Ia mengaitkan angka 35 dengan angka delapan yang diperoleh dari penjumlahan 3 dan 5, sementara pembukaan Muktamar dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto yang merupakan Presiden ke-8 Republik Indonesia.

“Muktamar ke-35 ini istimewa. Tiga tambah lima sama dengan delapan, dan yang membuka Muktamar adalah Presiden ke-8,” pungkasnya. rmol news logo article


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: AHMAD ALFIAN

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA