Muktamar ke-35 NU Jadi Bukti Hal Mustahil Bisa Diwujudkan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Jumat, 11 September 2026, 13:01 WIB
Muktamar ke-35 NU Jadi Bukti Hal Mustahil Bisa Diwujudkan
Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 2026-2031 KH Miftachul Akhyar. (Foto: tangkapan layar)
Kecil Besar
rmol news logo Pelaksanaan Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, menjadi pelajaran penting bagi Nahdlatul Ulama untuk berani melakukan terobosan dan keluar dari kebiasaan.

Menurut Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 2026-2031 KH Miftachul Akhyar, keberhasilan penyelenggaraan Muktamar ke-35 menunjukkan bahwa sesuatu yang semula dianggap sulit, bahkan tidak mungkin, dapat diwujudkan melalui kekompakan dan ikhtiar bersama.

Muktamar ke-35 dipandang menjadi contoh bahwa ukuran dan perhitungan yang sebelumnya dianggap sebagai batas tidak selalu menjadi sesuatu yang mutlak. Kekompakan seluruh pihak menjadi salah satu faktor penting yang membuat penyelenggaraan Muktamar dapat berlangsung dengan baik.

“Hal-hal yang cara ukuran itu sudah menurut hitung-hitungannya, ternyata hitungan-hitungan itu tidak sama dengan apa yang di luar hitungan. Pokoknya luar biasa kemarin itu,” ungkap Kiai Miftah lewat keterangan resminya, Jumat, 11 September 2026.

Kiai Miftach juga mengaitkan keberhasilan Muktamar dengan keberadaan para muassis atau pendiri pesantren di kawasan Jombang. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Muktamar di Tambakberas tidak semata-mata lahir dari ikhtiar manusia, tetapi juga tidak terlepas dari keberkahan dan doa para pendiri pesantren. 

“Kalau ternyata berhasil sungguh kompak, karena di sini adalah Jombang, Tambakberas, Tebuireng, Denanyar, Peterongan. Ini saya anggap Tanah Haramnya Nahdlatul Ulama,” katanya.

Kiai Miftach juga mengapresiasi kerja panitia yang dinilainya telah berupaya keras memberikan pelayanan kepada seluruh peserta Muktamar. Keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja bersama antara panitia, pesantren, warga NU, dan berbagai pihak yang terlibat. 

Di akhir sambutannya, Kiai Miftach berharap keberkahan dan kesuksesan Muktamar Ke-35 dapat terus dipertahankan. Ia juga berharap Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas dapat menjadi tolok ukur bagi pesantren lainnya. 

“Semoga berkah dan kesuksesan ini terus bisa kita pertahankan, dan Tambakberas akan menjadi tolok ukur untuk pesantren-pesantren yang lain,” pungkasnya. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: AHMAD ALFIAN

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA