MUI Titip Harapan Besar di Muktamar ke-35 NU

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Rabu, 26 Agustus 2026, 16:16 WIB
MUI Titip Harapan Besar di Muktamar ke-35 NU
Sekretaris Jenderal MUI, Buya Amirsyah Tambunan. (Foto: MUI)
Kecil Besar
rmol news logo Majelis Ulama Indonesia (MUI) menaruh harapan besar penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. 
HUT RMOL news

Sekretaris Jenderal MUI, Buya Amirsyah Tambunan memberikan apresiasi atas kesiapan seluruh panitia dan warga Nahdliyin dalam menyongsong agenda kebangsaan tersebut. Melalui momentum ini, MUI berharap syiar Muktamar ke-35 NU dapat mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkokoh persatuan bangsa. 

“Kami memandang perhelatan ini sebagai momentum kebangsaan yang sangat strategis. Di tengah percepatan modernisasi dan dinamika geopolitik global, penguatan sinergi antar-ormas Islam menjadi kunci utama untuk menjaga stabilitas, persatuan umat, serta kedamaian di tengah masyarakat," ujar dia, Rabu, 26 Agustus 2026.

Penetapan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas sebagai pusat penyelenggaraan permusyawaratan tertinggi NU dinilai Buya Amirsyah memiliki makna spiritual dan historis yang sangat kuat. 

Tambakberas merupakan tanah perjuangan yang melahirkan pahlawan nasional sekaligus salah satu pendiri (muassis) utama NU, yakni KH Abdul Wahab Chasbullah. Oleh karena itu, MUI berharap nilai-nilai kepeloporan, kebijaksanaan, dan semangat ukhuwah yang diwariskan oleh para pendiri NU dapat menjiwai seluruh dinamika persidangan. 

Buya Amirsyah berharap, Muktamar ke-35 NU dapat mempererat silaturahmi antar-ormas Islam dan memperkuat persatuan nasional. Sinergi ini diperlukan untuk meminimalisasi potensi pembelahan sosial serta menjaga stabilitas nasional.

Selain itu, pelaksanaan forum tertinggi NU di lingkungan pesantren menegaskan khittah dakwah berbasis kemandirian umat. MUI berharap muktamar merumuskan rekomendasi yang adaptif terhadap kemajuan teknologi digital tanpa mengikis tradisi keislaman ahlussunnah wal jama'ah.

"Hasil dari majelis bahtsul masail diharapkan mampu memberikan jawaban konkret atas berbagai persoalan kontemporer, mulai dari pengembangan ekonomi syariah, penanganan krisis lingkungan, hingga penguatan pendidikan generasi muda," tuturnya. 

Sekjen MUI mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga Nahdliyin, untuk menyambut Muktamar ke-35 NU dengan rasa syukur. MUI mendoakan agar seluruh rangkaian Muktamar ke-35 NU dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.

"Hasil-hasil strategis yang disepakati dalam muktamar ini diharapkan tidak hanya berdampak positif bagi internal Nahdlatul Ulama, tetapi juga memberikan kemaslahatan yang luas bagi seluruh rakyat Indonesia serta dunia Islam secara global," tutup Buya Amirsyah.rmol news logo article



Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: AHMAD ALFIAN

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA