Setengah Abad Catatan Perjuangan Kabupaten Kepulauan Meranti akan Dibukukan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Jumat, 07 Agustus 2026, 22:42 WIB
Setengah Abad Catatan Perjuangan Kabupaten Kepulauan Meranti akan Dibukukan
Pejuang Kepulauan Meranti. (Foto: Istimewa)
Kecil Besar
rmol news logo Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Kepulauan Meranti, muncul dorongan agar sejarah panjang perjuangan pembentukan daerah otonom termuda di Provinsi Riau tersebut segera didokumentasikan dalam sebuah buku.

Mantan Ketua DPRD Provinsi Riau Sofyan Hamzah memberikan dukungan penuh terhadap rencana penerbitan buku sejarah perjuangan lahirnya Kabupaten Kepulauan Meranti pada 19 Desember 2008 lalu.

Kabupaten Kepulauan Meranti sendiri resmi berdiri berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2009 yang disahkan pada tanggal 16 Januari 2009. 

"Sudah hampir 18 tahun Kabupaten Meranti berdiri, namun pemerintah daerah belum menerbitkan buku sejarah perjuangan lahirnya daerah ini," ujarnya Sofyan Hamzah dalam keterangannya, Jumat 7 Agustus 2026.

Sofyan mendukung langkah tokoh pejuang pembentukan Kabupaten Kepulauan Meranti dan penggagas Meranti Center Jakarta, Ramlan SH CPLA yang akan menerbitkan buku sejarah kabupaten tersebut.
 
“Ramlan sudah mengirimkan kerangka awal penulisan sejarah perjuangan Meranti yang kemudian mendapat respons positif dari berbagai kalangan,” katanya.

Sofyan menilai penerbitan buku tersebut tidak boleh lagi ditunda, mengingat sebagian besar pelaku sejarah kini telah berusia di atas 60 tahun.

Tokoh pejuang pembentukan Kabupaten Kepulauan Meranti Ramlan SH CPLA mengatakan, gagasan penyusunan buku sejarah ini berawal dari diskusi di lingkungan wadah Kerukunan Keluarga Besar Pejuang Kabupaten Kepulauan Meranti (KKBPKM) beberapa tahun silam.

"Tetapi sudah hampir 18 tahun kabupaten tercinta ini berdiri, namun belum ada langkah nyata, baik dari pemerintah daerah maupun para pejuang sendiri untuk menerbitkan buku sejarah perjuangan ini," kata Ramlan.

Ramlan mengaku telah berkoordinasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Meranti dan sejumlah penerbit untuk menyusun kerangka penulisan buku. Dimulai perjalanan perjuangan sejak tahun 1957 hingga lahirnya Kabupaten Kepulauan Meranti pada tahun 2008.

“Buku tersebut diberi judul ‘Setengah Abad Memperjuangkan Lahirnya Kabupaten Kepulauan Meranti. Kita sedang sempurnakan judulnya melalui seminar atau bedah sejarah, yang melibatkan seluruh simpul perjuangan dari berbagai daerah,” katanya.

Simpul-simpul tersebut antara lain Badan Perjuangan Pembentukan Kabupaten Meranti (BP2KM) Selatpanjang, BP2KM Riau di Pekanbaru, Ikatan Keluarga Besar Meranti (IKB) di Batam, Karimun, Tanjungpinang, Dumai, Siak, hingga Meranti Center Jakarta.

Ramlan mengungkapkan, bahwa rencana penerbitan buku sejarah ini mendapat sambutan positif dari berbagai tokoh pejuang dan masyarakat Meranti di berbagai daerah.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA