Ia berguyon tumpangan itu dilakukan agar tidak terlambat menghadiri peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1 di Desa Galuga, Kabupaten Bogor, seperti Chief Investment Officer Danantara Indonesia Pandu Sjahrir, yang menurutnya datang lebih lambat.
“Terima kasih, Pak Maruli (Kepala Staf TNI Angkatan Darat). Tadi saya numpang pakai helikopter jadi tidak terlambat seperti Pak Pandu,” ujar Zulhas disambut tawa.
Di kesempatan yang sama, Zulhas juga melontarkan pujian kepada Pandu Sjahrir. Ia menyebut Pandu sebagai salah satu sosok penting di balik kelancaran pembangunan PSEL Bogor Raya 1.
“Tapi terus terang kalau PSEL ini lancar, bagus, itu karena yang di depan itu namanya Pandu Sjahrir. Ini enggak basa-basi, ini beneran,” tandasnya.
Untuk diketahui, PSEL Bogor Raya 1 dibangun dengan nilai investasi sekitar Rp2,8 triliun. Fasilitas tersebut ditargetkan mampu mengolah lebih dari 500.000 ton sampah per tahun untuk menghasilkan energi listrik.
BERITA TERKAIT: