Di mata Hendropriyono, Teddy adalah representasi perwira yang punya kapasitas profesional kuat. Selain itu, ia menilai, Teddy juga menjunjung tinggi nilai moral dan etika. Ia memperoleh kesan positif tersebut saat Teddy silaturahmi Idulfitri.
Hendropriyono menuturkan, pada momen silaturahmi itu, dirinya melihat sikap santun dan penghormatan Teddy kepada generasi sebelumnya. Dalam pandangan dia, sikap tersebut bukan sekadar formalitas tetapi mencerminkan pendidikan karakter yang kuat.
“Dia menunjukkan etika yang baik dan penghormatan kepada senior. Ini mencerminkan fondasi moral yang tertanam dalam dirinya,” kata Hendropriyono yang dikutip, Sabtu 4 April 2026.
Dalam konteks ini, ia menyatakan, kemampuan terus belajar dari pengalaman orang lain menjadi salah satu kualitas penting dalam membentuk kepemimpinan yang matang.
‘’Saya mengetahui ia perwira yang cerdas dan punya kapasitas intelektual baik, yang menarik justru kerendahan hatinya," katanya.
Teddy juga mengambil ilmu dari Hendropriyono yang pernah memegang sejumlah jabatan dalam pemerintahan.
"Dia menunjukkan kemampuan terus belajar dengan mengambil manfaat dari pengalaman orang lain. Termasuk dari saya yang pernah bertugas sebagai Sekretaris Pengendalian Operasional Pembangunan, menteri kabinet, maupun kepala BIN," kata Hendropriyono.
BERITA TERKAIT: