Begitu dikatakan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat mengecek
pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Poncosari,
Srandakan, Bantul, Yogyakarta.
Trenggono menyebutkan, kunjungannya ini menjadi rangkaian perjalanannya mengecek KNMP di seluruh Indonesia. Di tahun 2025 ada sekitar 100 kampung nelayan yang dibangun. Salah satunya di DIY di Desa Poncosari, Srandakan, Bantul.
Trenggono yang hadir didampingi Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi, mengaku senang dengan progres pembangunan yang ada. Hal ini bisa dilihat dari seluruh bangunan yang cukup sempurna.
Saat ini, ujar dia, KNMP Poncosari siap beroperasi dan tinggal pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN). Selain itu juga akan digulirkan program asuransi bagi nelayan agar mereka lebih nyaman ketika melakukan aktivitas penangkapan ikan di laut.
“SPBN sedang kami upayakan, dan nanti seluruh nelayan akan diberikan asuransi,” ujar Trenggono dalam keterangan tertulis, Kamis 5 Maret 2026.
Di Kampung Nelayan ini, tambah dia, juga akan dilengkapi dengan pabrik es, gudang beku, kuliner, hingga perawatan kapal. Nantinya akan menggandeng investor untuk membantu proses pemasaran produk yang ada.
Dia menambahkan, Program KNMP ini menjadi bagian penting dalam program swasembada pangan.
“Tahun depan akan dikembangkan lagi 1.000 KNMP sampai di daerah terpencil,” ujar Trenggono.
Di lokasi yang sama, Titiek Soeharto mengaku senang dengan dibangunnya KMNP di Poncosari. Terlebih, bangunan yang ada cukup modern dan bagus.
“Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat untuk nelayan,” kata Titiek berharap.
BERITA TERKAIT: