Menurutnya, fokus utama pemerintah dan partai pendukung saat ini seharusnya diarahkan pada penanganan persoalan riil yang dihadapi masyarakat.
“Mestinya parpol-parpol bagian dari koalisi pendukung pemerintah bersama pemerintah fokus penuh saja mengatasi bencana ekologis Sumatera dan implementasi berbagai janji politik,” ujar Titi lewat akun X miliknya, Minggu, 4 Januari 2026.
Ia menyesalkan munculnya kembali wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD di tengah situasi krisis ekologis dan tantangan pembangunan yang masih besar. Menurutnya, wacana tersebut justru berpotensi menciptakan kegaduhan politik yang tidak produktif.
“Bukan malah menciptakan gonjang-ganjing yang bisa jadi bencana politik melalui wacana pilkada oleh DPRD,” tegasnya.
Titi menilai, stabilitas politik dan konsolidasi kebijakan sangat dibutuhkan agar pemerintah dapat bekerja efektif menjawab persoalan masyarakat. Karena itu, ia mengingatkan agar elite politik tidak memprioritaskan agenda yang berpotensi memecah perhatian publik dan mengganggu kepercayaan terhadap pemerintah.
Menurutnya, energi politik seharusnya diarahkan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana, serta memastikan janji-janji politik yang telah disampaikan kepada rakyat benar-benar direalisasikan.
BERITA TERKAIT: