Bedah Pemikiran Islam Bung Karno: Posisi RI di Board of Peace Jadi Sorotan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Sabtu, 07 Maret 2026, 06:32 WIB
Bedah Pemikiran Islam Bung Karno: Posisi RI di Board of Peace Jadi Sorotan
Anggota DPR Fraksi PDIP Bonnie Triyana (berdiri). (Foto: Dokumentasi Pribadi)
rmol news logo Posisi Indonesia dalam Board of Peace (BOP) di tengah serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran menjadi sorotan dalam diskusi bertajuk "Bedah Pemikiran Islam Bung Karno".

Diskusi yang dirangkai dengan buka puasa bersama dan Dies Natalis GMNI ke-72 itu digelar di Museum Multatuli, Rangkasbitung, Jumat 6 Maret 2026.

Anggota DPR Fraksi PDIP Bonnie Triyana awalnya mengulas pemikiran Islam Bung Karno yang menurutnya telah terbentuk sejak muda ketika tinggal di rumah H.O.S. Cokroaminoto di Surabaya.

“Bung Karno itu produk dari campuran kebudayaan, dibesarkan dalam tradisi sinkretis, sehingga dengan mudah dia bisa merangkul berbagai macam kalangan,” kata politisi berlatar belakang sejarawan ini.

Bonnie juga menilai Bung Karno berani melakukan ijtihad dengan mengkontekstualkan ajaran Islam sesuai perkembangan zaman.

“Dia seorang mujtahid, orang yang melakukan ijtihad atas pemikiran-pemikiran Islam yang dikaitkan dengan konteks kekinian, dengan situasi di Indonesia,” kata Legislator PDIP ini.

Menanggapi posisi Indonesia di Board of Peace, Bonnie menilai kondisi tersebut menimbulkan dilema konstitusional bagi Indonesia.

Dalam konstitusi RI, kata Bonnie, pembukaan UUD 1945 secara tegas menyatakan bahwa sesungguhnya kemerdekaan adalah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. 

"Maka, ketika ada serangan ke Iran yang dilakukan oleh Amerika, dan Indonesia sekarang berada dalam satu organisasi tadi, Board of Peace, yang ternyata kata peace-nya menjadi gugur, menjadi batal," kata Bonnie. rmol news logo article
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA