Ke-6 program tersebut disampaikan dalam pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Papua tahun 2025-2029 yang berlangsung di Hotel Suni, Abepura, Kota Jayapura.
Fakhiri menegaskan bahwa program-program unggulan ini merupakan instrumen konkret untuk memastikan visi pembangunan "Papua Cerah" tidak berhenti pada tataran konseptual, melainkan terimplementasi dalam kebijakan dan pelayanan publik yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat.
Enam program unggulan yang dicanangkan Gubernur Papua, yakni Kartu Ibu Keluarga Siap Ibu Hamil (Kartu Kasih), Kartu Mahasiswa Cerdas (Kartu Mace), Kartu Jaminan Sosial Lansia (Kartu Jalan).
Berikutnya Modernisasi Sarana Perdagangan, Peningkatan Konektivitas Antarwilayah.
"Program ini bertujuan menghapus disparitas harga antarwilayah dan memastikan bahwa keadilan sosial terwujud dalam lingkungan konektivitas yang setara," kata Fakhiri, dalam keterangannya, dikutip Sabtu 7 Maret 2026.
Terakhir, Penyediaan Rumah Layak Huni. Program ini diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
"Orang Papua di satu rumah itu bisa tinggal kakek, nenek, cucu di dalam, makanya harus kita bangun, kita harus menyesuaikan mereka hidup mandiri berkeluarga," tutup Fakhiri.
BERITA TERKAIT: