Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menilai pembentukan koalisi permanen memang memiliki dampak positif bagi keberlanjutan pemerintahan Presiden Prabowo. Namun, menurutnya, ada beberapa aspek krusial yang tidak boleh diabaikan jika gagasan tersebut ingin direalisasikan.
“Koalisi permanen secara teoritis memang lebih berpeluang diwujudkan, tetapi hanya jika partai-partai yang terlibat memiliki cara pandang yang searah dan senafas dalam membangun kesepakatan,” ujar Efriza kepada RMOL, Selasa, 6 Januari 2026.
Magister Ilmu Politik Universitas Nasional (UNAS) itu menjelaskan, keselarasan tersebut terutama harus terjaga dalam berbagai isu strategis yang menjadi arah pembangunan pemerintahan Presiden Prabowo.
“Kesamaan pandangan itu penting, khususnya dalam isu ideologis, kebijakan publik, hingga tata kelola kekuasaan,” lanjutnya.
Lebih jauh, Efriza menegaskan bahwa kesamaan visi antarpartai menjadi kunci utama dalam membangun koalisi politik yang bersifat permanen dan stabil.
“Kesamaan visi akan meminimalkan friksi internal serta memudahkan konsistensi sikap dalam jangka panjang, sehingga koalisi tidak mudah goyah oleh perubahan situasi elektoral,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: