Dikatakan Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, meski belakangan disebut mendapat dukungan sebagian besar partai politik tidak mudah merealisasikan wacana itu.
Kata Jamiluddin, partai politik memiliki kepentingannya masing-masing. Terutama, dalam menjaga simpati publik.
"Kepentingan politik itu sangat dinamis, yang bahkan dapat berubah dalam hitungan menit,” kata Jamiluddin kepada
RMOL, Sabtu 3 Desember 2025.
Menurutnya, suara publik pada wacana Pilkada dilakukan DPRD akan menjadi pertimbangan utama setiap partai politik.
Dia memastikan, dukungan parpol pada wacana tersebut yang muncul saat ini, bisa berubah di kemudian hari.
"Partai yang saat ini tampak sepakat Pilkada melalui DPRD, bisa saja ke depan akan berubah," tandasnya.
BERITA TERKAIT: