Kegiatan ini bertujuan mengingatkan para pemudik agar lebih memperhatikan keselamatan dan kenyamanan anak-anak serta lansia selama perjalanan mudik.
Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa Nihayatul Wafiroh, yang akrab disapa Ninik Wafiroh, menegaskan bahwa anak-anak dan lansia merupakan kelompok paling rentan selama perjalanan mudik. Kerentanan tersebut terutama disebabkan oleh durasi perjalanan yang panjang serta potensi risiko kecelakaan.
“Tujuan kita adalah untuk mengingatkan pemudik agar selalu waspada terhadap keselamatan anak. Selama ini banyak kecelakaan saat mudik dan korbannya di antaranya adalah anak-anak dan lansia. Mereka adalah kelompok paling rentan, apalagi dengan durasi perjalanan yang panjang,” ujar Ninik.
Ia menambahkan, Perempuan Bangsa ingin memastikan anak-anak dan lansia tetap mendapatkan kenyamanan selama perjalanan sehingga kesehatan dan keselamatan mereka terjaga.
“Kita ingin memastikan bahwa anak-anak dan lansia benar-benar mendapat kenyamanan selama mudik, kesehatannya tidak terganggu, dan keselamatannya menjadi prioritas,” kata legislator PKB tersebut.
Dalam kegiatan tersebut, Perempuan Bangsa juga melakukan pengecekan langsung terhadap fasilitas yang tersedia di kapal penyeberangan. Pemeriksaan meliputi berbagai fasilitas yang berkaitan dengan kebutuhan anak-anak dan lansia.
“Kita tidak hanya mengecek fasilitas di pelabuhan, tetapi juga fasilitas bagi anak-anak dan lansia di dalam kapal. Tadi kita melihat ruang laktasi, ruang kesehatan atau klinik, area kid zone, hingga tempat istirahat di kapal. Secara umum fasilitasnya cukup baik,” ujar Ninik.
Sementara itu, Ketua Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup DPP Perempuan Bangsa, Dimas Pahlawanita, menyampaikan bahwa sosialisasi mudik ramah anak tidak hanya dilakukan di Merak, tetapi juga terus digencarkan di berbagai daerah.
“Sosialisasi mudik ramah anak tidak hanya dilakukan saat ini dan di Merak saja, tetapi juga dilakukan secara kontinu oleh Perempuan Bangsa di berbagai daerah serta melalui platform media sosial,” ujarnya.
Sebagai bagian dari kampanye tersebut, Perempuan Bangsa juga membagikan
goodie kit kepada anak-anak dan lansia. Paket tersebut berisi berbagai perlengkapan untuk menunjang kenyamanan selama perjalanan, seperti buku cerita, tisu basah dan tisu kering, minyak kayu putih, vitamin C dan vitamin B kompleks, kurma, roti, minuman jahe merah, biskuit, obat-obatan, hand sanitizer, minuman isotonik, serta brosur panduan mudik aman.
Melalui kegiatan ini, Perempuan Bangsa berharap kampanye mudik ramah anak dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih memperhatikan keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan anak-anak serta lansia selama perjalanan mudik.
Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Wilayah DPW PKB Banten Umar Barmawi, Ketua DPW Perempuan Bangsa Banten Deta Anggraeni Ilyas, tim kesehatan DPP Perempuan Bangsa, serta sejumlah pengurus dan kader Perempuan Bangsa Banten.
BERITA TERKAIT: