Berdasarkan siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden, setibanya di lokasi Presiden langsung disambut oleh CEO Danantara Rosan Roeslani, Kepala BUMN Dony Oskaria, serta Gubernur Aceh Muzakir Manaf.
Presiden yang mengenakan baju safari krem dan topi biru tampak menyapa warga satu per satu saat berjalan menuju unit hunian yang telah dibangun.
Prabowo juga memasuki sejumlah unit Huntara untuk melihat langsung kondisi bangunan dan fasilitas di dalamnya.
Penjelasan detail terkait spesifikasi dan progres pembangunan disampaikan langsung oleh CEO Danantara dan Kepala BUMN di hadapan Presiden.
Dalam rapat koordinasi di lokasi Huntara, Rosan Roeslani menjelaskan bahwa pembangunan rumah tersebut berdiri di atas lahan PTPN dengan ukuran unit yang telah disesuaikan dengan kebutuhan penghuni.
“Dan ini berdiri yang kami bangun di lahan PTPN yang sudah kami lakukan, ukuran luasnya kurang lebih 4,5x4,5 meter persegi per unit atau kurang lebih 22 meter per unit, Bapak Presiden. Dan dalam proses pembangunan ini kita memperkerjakan 24 jam 1.635 orang yang terdiri dari pekerja BUMN,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Rosan memaparkan rencana serah terima hunian kepada pemerintah daerah Sumatera hingga 600 unit pada 8 Januari mendatang. Hunian itu telah dilengkapi berbagai fasilitas yakni taman bermain, jaringan wi-fi, mushola, toilet dan kamar mandi.
Rosan menargetkan dalam waktu tiga bulan ke depan pihaknya telah selesai membangun 15.000 rumah untuk korban bencana Sumatera.
“Dalam waktu tiga bulan ke depan insyaallah kita bisa menyelesaikan 15.000 rumah yang terbagi di tiga provinsi, Aceh kurang lebih 12.000 unit, kemudian ada di Tapanuli Selatan dan Tali Tengah itu kurang lebih 2.000 unit, dan Sumatera Barat 500 unit,” jelasnya.
BERITA TERKAIT: