Dalam pesannya, Prabowo menekankan bahwa semangat gotong royong menjadi kekuatan utama bangsa dalam menghadapi bencana dan tantangan. Menurutnya, kebersamaan dan keteguhan jiwa adalah kunci untuk bangkit.
“Kita menghadapi kesulitan, musibah, tantangan, tapi kita harus terus semangat, ikhlas. Kita harus terus kuat, tegar jiwa kita. Dan yang paling penting, kita harus gotong royong bersama-sama menghadapi kesulitan,” kata Prabowo.
Presiden juga mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara besar dengan kekayaan alam yang melimpah, namun memiliki kerentanan terhadap bencana alam. Oleh sebab itu, sikap waspada harus berjalan seiring dengan upaya menjaga keseimbangan lingkungan.
“Negara kita sangat besar, sangat indah, sangat makmur, tapi memang kita harus waspada terhadap alam. Karena itu alam harus kita hormati, alam harus kita jaga, alam harus kita rawat,” ujarnya.
Prabowo menjelaskan, keputusannya berada di tengah warga pengungsian pada malam pergantian tahun bukanlah seremonial, melainkan wujud empati dan tanggung jawab moral sebagai kepala negara.
“Dan karena itu saya memutuskan di pergantian tahun ini saya harus bersama rakyat kita yang dalam kesulitan, saudara-saudara sekalian,” kata Presiden.
BERITA TERKAIT: