Prabowo Yakinkan Warga Tapsel Pemerintah Selalu Bersama Rakyat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Kamis, 01 Januari 2026, 09:08 WIB
Prabowo Yakinkan Warga Tapsel Pemerintah Selalu Bersama Rakyat
Presiden Prabowo Subianto di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
rmol news logo Presiden Prabowo Subianto menghabiskan malam pergantian Tahun Baru 2026 bersama warga terdampak bencana di Posko Pengungsian Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, Rabu malam, 31 Desember 2025. 

Di hadapan para pengungsi, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk terus bersama rakyat. Ia meminta masyarakat Tapsel tetap percaya bahwa pemerintah tidak akan meninggalkan mereka dalam kesulitan. 

“Percayalah bahwa pemimpin-pemimpinmu, bahwa presidenmu tidak akan pernah meninggalkan kalian. Kita akan bersama,” tegas Prabowo.

Prabowo juga menjelaskan bahwa seluruh jajaran pemerintah bergerak secara serentak menangani dampak bencana. 

“Pembantu-pembantu saya terus menerus, kita bergantian saya tugaskan untuk menteri-menteri semua berpencar mengecek, melihat, memeriksa semua perkembangan di semua daerah yang berdampak,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa tujuan utama pemerintah adalah melayani dan membantu rakyat yang sedang mengalami kesulitan.

“Saudara-saudara harus percaya dan yakin bahwa pemerintahmu dengan segala kekuatan yang ada kita bertekad untuk membantu mengatasi kesulitan-kesulitan rakyat. Itu tujuan dari pemerintah RI, itu tugas kami. Kami dipilih oleh rakyat untuk bekerja untuk rakyat,” kata Prabowo.

Presiden mengaku bersyukur atas berbagai kemajuan yang dicapai dalam satu bulan terakhir, meskipun tantangan masih ada. Ia menerima laporan bahwa di Tapanuli Selatan sudah tidak ada lagi desa yang terisolasi, dan kondisi di sebagian besar wilayah Sumatera Utara terus membaik.

“Saya bersyukur dalam satu bulan ini walaupun masih banyak tantangan, tapi cukup banyak kemajuan dan keberhasilan,” ucapnya.

Prabowo juga mengapresiasi percepatan pembangunan infrastruktur darurat, termasuk jembatan yang dibangun dalam waktu singkat. Ia menyebut keberhasilan tersebut sebagai hasil kerja keras lintas sektor.

“Biasanya butuh waktu tiga minggu sampai satu bulan, ini berhasil dilaksanakan berapa hari? Sepuluh hari bisa dilaksanakan. Terima kasih, ini adalah hasil kerja keras semua lembaga, TNI, Polri, masyarakat, PU, BNPB, hampir semua lembaga dan K/L hadir di sini,” tuturnya.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA