Kemenkes-BPOM Diminta Duduk Bersama Atasi Masalah Gagal Ginjal Akut pada Anak

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/angga-ulung-tranggana-1'>ANGGA ULUNG TRANGGANA</a>
LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA
  • Jumat, 28 Oktober 2022, 18:16 WIB
Kemenkes-BPOM Diminta Duduk Bersama Atasi Masalah Gagal Ginjal Akut pada Anak
Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago/RMOL
rmol news logo Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) didesak duduk bersama untuk menyelesaikan permasalahan gagal ginjal akut yang menyerang anak-anak.

Desakan itu disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago, Jumat (28/10).

Menurut Irma, komunikasi yang dilakukan Kemenkes dan BPOM belum efektif, bahkan cenderung membingungkan masyarakat.
 
Terkait polemik kandungan etilen glikol (EG) yang ada dalam obat sirop, Politisi Nasdem itu mempertanyakan, apakah etilen glikol tersebut yang menyebabkan penyakit gagal ginjal.

“Saya melihat masih ada komunikasi yang belum efektif antara BPOM dan Kemenkes. Kemenkes dan BPOM harus satu suara keluar, kalau di dalam boleh cakar-cakaran, tapi keluar harus satu suara, sehingga tidak menimbulkan kegaduhan,” demikian kata Irma.

Sepengetahuan Irman, sejauh ini Kemenkes masih melakukan pengujian terhadap 120 sampel obat sirop yang ditengarai menjadi penyebab penyakit gagal ginjal.

Meski demikian, Kemenkes belum memastikan pemicu penyakit tersebut. Dugaan kandungan EG yang menjadi pemicu gagal ginjal juga belum bisa dipastikan.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA