Desakan itu disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago, Jumat (28/10).
Menurut Irma, komunikasi yang dilakukan Kemenkes dan BPOM belum efektif, bahkan cenderung membingungkan masyarakat.
Terkait polemik kandungan etilen glikol (EG) yang ada dalam obat sirop, Politisi Nasdem itu mempertanyakan, apakah etilen glikol tersebut yang menyebabkan penyakit gagal ginjal.
“Saya melihat masih ada komunikasi yang belum efektif antara BPOM dan Kemenkes. Kemenkes dan BPOM harus satu suara keluar, kalau di dalam boleh cakar-cakaran, tapi keluar harus satu suara, sehingga tidak menimbulkan kegaduhan,†demikian kata Irma.
Sepengetahuan Irman, sejauh ini Kemenkes masih melakukan pengujian terhadap 120 sampel obat sirop yang ditengarai menjadi penyebab penyakit gagal ginjal.
Meski demikian, Kemenkes belum memastikan pemicu penyakit tersebut. Dugaan kandungan EG yang menjadi pemicu gagal ginjal juga belum bisa dipastikan.
BERITA TERKAIT: