Bertemu Jokowi di Batu Tulis, Pengamat: Sebagai Ketum, Mega Minta Petugas Partai Dukung Puan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Senin, 10 Oktober 2022, 15:15 WIB
Bertemu Jokowi di Batu Tulis, Pengamat: Sebagai Ketum, Mega Minta Petugas Partai Dukung Puan
Pertemuan empat mata antara Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Joko Widodo di Batu Tulis Bogor, Jawa Barat/Net
rmol news logo Pertemuan empat mata antara Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Joko Widodo di Batu Tulis Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (8/10), terus menuai spekulasi politik.

Menurut Founder Lembaga Survei Kelompok Kajian dan Diskusi Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) Hendri Satrio, pertemuan tersebut dapat ditangkap sebuah isyarat dari Megawati untuk Jokowi dalam kapasitasnya sebagai petugas partai.

Sebab, di struktural PDIP, menginginkan Ketua DPP Puan Maharani agar diusung sebagai capres dari partai berlambang banteng pada Pemilu 2024.

“Sebagai Ketum, Mega minta kepada petugas partainya untuk mendukung Puan Maharani. Karena memang struktur partai itu menginginkan Puan Maharani sengaja calon presiden,” kata Hensat, sapaan akrab Hendri Satrio, kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu di Jakarta, Senin (10/10).

Akhir pekan kemarin, Presiden Jokowi menggelar pertemuan empat mata dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, pada hari ini Sabtu (8/10).

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, pertemuan berlangsung selama dua jam dalam suasana khidmat serta kontemplatif dengan hidangan sederhana.

“Dialog dilakukan selama 2 jam. Makanan secara khusus dipersiapkan oleh Ibu Megawati berupa jagung, kacang bogor, pisang rebus, talas, dan juga nasi uduk. Dari makanan untuk menjamu Presiden Jokowi sendiri penuh dengan semangat kerakyatan,” kata Hasto dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (8/10).

Adapun, lanjut Hasto, terkait Pemilu 2024, melalui pertemuan yang kontemplatif tersebut, turut dibahas oleh Megawati dan Jokowi.

“Hal-hal terkait agenda Pemilu 2024 juga tidak luput dari pembahasan agar Pemilu 2024 benar-benar menjadi momentum kebangkitan Indonesia Raya dan sekaligus ada kesinambungan kepemimpinan sejak Bung Karno, Bu Mega, Pak Jokowi hingga kepemimpinan nasional ke depan,” tandasnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA