Ali Masykur Musa mengatakan dalam bukunya yang ketujuh belas ini ia membahas tasawuf di alam modern.
Pria yang karib disapa Cak Ali ini menjelaskan bahwa dalam buku berjudul Oase Sufi membahas bahwa laku tasawuf di alam modern tidak harus meninggalkan dunia dan profesi kehidupan.
Menurut Cak Ali, jika seseorang profesional menjalani laku sufi justru akan lebih tenang dan tenteram.
"Dengan memperbanyak
dzikrullah seseorang hatinya lebih tenang," demikian kata Cak Ali kepada
Kantor Berita Politik RMOL," Senin malam (12/9).
Tokoh NU yang juga Mursyid Tarekat Naqshabadiyah Khalidiyah di Jakarta ini menuturkan bahwa isi buku tersebut memberikan pemahaman akan pentingnya esensi akhlak manusia terhadap sang pencipta dan ciptaan sang pencipta.
"
Step by step isi buku Oase Sufi menuntun bagi pembaca untuk lebih dekat kepada Allah SWT dan Baginda Nabi Muhammad SAW, lewat
wasillah bimbingan para Mursyid Tarekat," jelas pria yang juga Komisaris Utama PT Pelni ini.
Lebih lanjut, Cak Ali mengungkapkan bahwa prinsip tarekat adalah setiap hamba Allah harus selalu
dzikrullah (berzikir pada Allah) di setiap helaan nafas.
Buku Oase Sufi yang ia terbitkan, tambah Cak Ali, bisa dijadikan oase di tengah kemarau dan kegersangan kehidupan yang terus mengalami degradasi nilai spiritualitas.
BERITA TERKAIT: