Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago menilai bahwa Pilpres 2019 merupakan momentum tepat Prabowo untuk menjadi seorang negarawan.
"Baiknya Prabowo jadi negarawan saja. Seperti Megawati piawai dan mahir membaca momentum, sehingga beliau nggak memaksakan diri maju. Mestinya Prabowo bisa contoh Megawati," ujarnya kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (10/4).
Kata Pangi, Prabowo sebaiknya menyodorkan dan menyiapkan capres dan cawapres yang sedang dibutuhkan rakyat. Sebagai pemimpin partai oposisi harus mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.
Pemimpin yang disiapkan itu harus merepresentasikan cita-cita dan tujuan negara serta melanjutkan platfom Gerindra yaitu mewujudkan kedaulatan politik, kemandirian ekonomi, mewujudkan agenda ekonomi yang berpihak pada rakyat dan menjaga kewibawaan bangsa yang kuat dan disegani dunia.
"Dia harus menyiapkan kader pemimpin bangsa yang bisa melakukan perubahan bangsa ke arah yang lebik baik dan demokratis, kader capres atau cawapres yang visioner, berintegritas, berani dan punya kapasitas skala kepemimpinan level nasional," sambung direktur eksekutif Voxpol Center Research and Consulting itu.
[ian]
BERITA TERKAIT: