Suasana penuh semangat dan kekompakan mewarnai pertemuan yang menjadi ajang konsolidasi politik partai menjelang agenda besar ke depan.
Pada kesempatan itu, Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat, Amir Mahpud menyatakan pentingnya pengawasan terhadap program MBG (Makan Bergizi Gratis), salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Ia menegaskan bahwa program yang menyangkut kepentingan masyarakat luas tersebut tidak boleh disalahgunakan oleh siapa pun, termasuk kader partai. Pengelola dapur MBG diminta menjaga kualitas dan takaran makanan yang diberikan kepada masyarakat.
"Kalau sampai ada yang mengurangi takaran atau kualitas dalam program MBG, itu sangat berbahaya. Bisa masuk pidana. Sama seperti SPBU yang mengurangi takaran," ujar Amir dikutip
Kantor Berita RMOLJabar, Senin, 16 Maret 2026.
Ia menekankan bahwa kader Gerindra harus menjadi contoh sekaligus pengawas dalam pelaksanaan program tersebut. Seluruh struktur partai di daerah diminta aktif memantau jalannya program MBG agar berjalan sesuai aturan.
"Kalau ada dapur MBG yang nakal, laporkan. Kita akan tindak tegas. Jangan sampai kader Gerindra justru mempermalukan partai sendiri," imbuhnya.
Amir juga meminta pengurus partai di tingkat daerah, termasuk ketua DPC dan anggota fraksi di DPRD, untuk memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan program tersebut.
"Saya minta ketua DPC dan anggota fraksi ikut mengawasi pelaksanaan MBG di daerahnya masing-masing. Jika ada pelanggaran, segera laporkan ke DPD," tegasnya.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting daerah, di antaranya Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Alayubi, para anggota DPRD, serta jajaran pengurus dan kader Partai Gerindra dari berbagai wilayah, termasuk Tasikmalaya dan Garut.
BERITA TERKAIT: