Begitu kata Direktur Eksekutif Human Studies Institute, Rasminto kepada
Kantor Berita Politik, RMOL, Senin (9/4).
"Ini jadi keterpaduan yang baik sesuai dengan civil military coorporation (Civic)," ujarnya.
Menurut Rasminto, keduanya akan saling melengkapi sesuai dengan latar belakang yang dimiliki. Jokowi sebagai seorang teknokrat memiliki kemampuan baik dalam manajemen.
"Sedangkan Pak Gatot melengkapi dengan latar belakang militer yang sangat cocok dalam mengantisipasi ancaman," bebernya.
Dia yakin pembangunan infrastruktur yang digalakkan oleh Jokowi juga akan berjalan baik jika duet ini terwujud. Sebab, masalah keamanan yang selama ini mengganggu pembangunan infrastruktur dapat teratasi dengan baik.
"Ini simbiosis mutualisme yang baik. Percuma kalau pembangunan infrastruktur berjalan, sementara ancaman tak dapat diatasi akan timpang," pungkas Rasminto.
[ian]
BERITA TERKAIT: