Pantauan
Kantor Berita Politik RMOL, massa aksi yang didominasi oleh perempuan berjilbab yang membawa serta anak-anak itu, dijaga ketat oleh ratusan anggota kepolisian.
Berbagai spanduk dan poster kecaman dibentangkan persis di depan Kedubes Myanmar yang telah di lindungi kawat duri serta dijaga sekitar 500 aparat kepolisian.
Dalam aksinya, mereka meminta pemerintah agar lebih tegas bersikap atas tragedi kemanusiaan di Rohingya.
"Tidak cukup hanya bantuan makanan, minuman dan pengobatan. Pemerintah harus lebih tegas kalau bisa putuskan hubungan diplomatik kepada Myanmar," teriak Ummu Salamah di atas mobil komando.
Menjelang pukul 12.00 WIB, massa juga duduk bersila menyudahi aksi mereka dengan di tutup oleh doa.
"Jadikan siang hari ini, sebagai amal pahala kami dan kuatkan saudara kami di Rohingya," kata Ummu disambut Amin.
[sam]
BERITA TERKAIT: