IPI: Tarik Dubes RI dan Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Myanmar!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Sabtu, 02 September 2017, 20:42 WIB
IPI: Tarik Dubes RI dan Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Myanmar<i>!</i>
Ilustrasi/RM
rmol news logo Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) mengutuk keras pembantaian warga muslim rohingya yang dilakukan oleh junta meliter Myanmar.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah Ikatan Pesantren Indonesia Sumatra Utara (DPW IPI Sumut), Dedi Masri menegaskan, tindakan junta meliter Myanmar sangat tidak berperikemanusian.

"Tindakan junta militer Myanmar sangat tidak berprikemanusiaan dengan membantai umat muslim rohingya. Ini tidak boleh ditolerir dan perlu tindakan nyata yang perlu dilakukan oleh pemerintah Indonesia sebagai negara umat muslim terbesar di dunia dan tetangga di kawasan Asia Tenggara," ujar dia dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, Sabtu (2/9).

Pemerintah Indonesia, lanjut Dedi, juga harus mengambil langkah kongkrit terhadap tragedi kemanusiaan ini dengan memulangkan Duta Besar RI untuk Myanmar.

"Putuskan hubungan diplomatik dengan negara penjahat kemanusian seperti Myanmar, agar mereka sadar dan tidak sewenang-wenang kembali terhadap kemanusian," jelasnya.

Tak hanya itu, lanjut Dedi, pemerintah juga perlu mendesak dan menyurati PBB terhadap kebiadaban pemerintah Myanmar yang sudah tidak menjunjung prikemanusian dan membunuh orang tanpa rasa salah dan dosa tersebut.

"DPW IPI SUMUT akan menfasilitasi seluruh Ikatan Alumni Pesantren di Sumut untuk merespon kebiadaban pemerintah Myanmar dengan turun ke jalan, dan akan berdialog dengan pemuka agama Budha di sumut dengan tujuan agar bisa berkomunikasi langsung antar pemuka Budha Indonesia dan Myanmar," tandasnya. [sam]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA