Bawaslu Bantah Ada Pertemuan Tertutup Dengan Ahok-Djarot

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Minggu, 12 Maret 2017, 20:03 WIB
rmol news logo Anggota Bawaslu DKI Jakarta Muhammad Jufri membantah adanya pertemuan tertutup yang dilakukan penyelenggara pemilu dengan pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat di sebuah hotel di Jakarta.

"Itu tidak ada pertemuan tertutup karena saat ketua bawaslu datang ke hotel, Ahok itu sudah nggak ada di hotel. Dia balik sama Pak Djarot. Ketua KPU dan ketua Bawaslu pukul 15.30 WIB dan Pak Ahok dan Djarot sudah nggak ada di situ. Jadi nggak pernah ketemu KPU dan Bawaslu," terang Jufri saat diskusi di bilangan Kuningan, Jakarta Pusat, Minggu (12/3).

Jufri juga menegaskan bahwa penyelenggara pemilu tidak mengetahui mengenai sifat tertutup dalam acara yang dihadiri tersebut. Menurutnya, semua itu diatut langsung panitia acara.

"Saya kurang tahu karena panitia yang bisa menjelaskan kenapa wartawan nggak bisa masuk. Saya menyampaikan bahwa tidak ada pertemuan ketua KPU dan Bawaslu dengan Ahok pada acara itu," kata Jufri.

Dijelaskan Jufri, acara yang diselenggerakan di sebuah hotel tersebut merupakan kewajiban penyelenggara pemilu dalam mensosialisasikan aturan-aturan yang terkait dengan pemilu. Apalagi momentumnya menjelang putaran kedua.

"Sebagai penyelenggara pemilu perlu menyampaikan kepada seluruh elemen masyarakat, khusunya kepada tim paslon mengenai apa saja yang boleh dilakukan pada putaran kedua. Masalahnya kan ini hanya dari nomor dua yang mengundang. Tapi sebelumnya pernah paslon nomor tiga mengundang Bawaslu dan KPU dalam hal sosialisasi juga," kata Jufri.

Adapun yang agenda dalam acara antara itu lain mengenai seminar, diskusi, dan sosialiasi. Jadi tugas penyelenggara adalah menyampaikan aturan pilkada putaran kedua nanti. Sementara Bawaslu juga menyampaikan potensi kerawanan di putaran kedua kelak.

"Jadi nggak ada pembahasan khusus dalam prtemuan itu. Bawaslu sudah klarifikasi kok kalau itu datang karena ada undangan resmi," kata Jufri. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA