Bantahan itu disampaikan JK menanggapi pernyataan Rismon Sianipar yang menyebut dirinya memberikan dana hingga Rp5 miliar kepada Roy Suryo dan kawan-kawan untuk mempersoalkan keaslian ijazah Jokowi.
“Saya ingin menyampaikan bahwa di media tersebar keterangan dari saudara Rismon Sianipar yang menyebut saya mendanai Roy Suryo dan kawan-kawan sebesar Rp5 miliar untuk mempersoalkan ijazah saudara Jokowi,” kata JK di kediamannya di Jakarta Selatan, Minggu, 5 April 2026.
Ketua Umum Palang Merah Indonesia itu menegaskan tudingan tersebut tidak benar dan cenderung mencemarkan nama baiknya.
“Saya katakan itu pasti tidak benar. Saya tidak pernah kenal Rismon itu, tidak pernah bertemu,” tegasnya.
Terkait Roy Suryo, JK mengakui mengenalnya karena yang bersangkutan pernah menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga. Namun, ia menegaskan tidak memiliki hubungan dengan pihak lain yang disebut dalam tudingan tersebut.
“Roy saya kenal karena dia pernah jadi menteri. Tapi yang lainnya saya tidak kenal. Jadi kalau disebut saya mendanai Rp5 miliar, di mana dan kapan itu?” ujarnya.
JK pun kembali menegaskan bahwa tudingan yang menyebut dirinya sebagai pihak yang berada di balik upaya mempersoalkan ijazah Jokowi sama sekali tidak berdasar.
BERITA TERKAIT: