Survei terbaru pilgub Banten 2017 yang dirilis Lembaga Survei Politik (LSP) Indonesia menyebut, duet WH-Andika meraih dukungan 39,50 persen, unggul 7,40 persen dari Rano-Embay yang hanya memperoleh 32,10 persen dukungan.
"Semua pendukung WH-Andika wajib mengawasi jangan sampai terjadi kecurangan. Terus turun dan jaga TPS masing-masing. Raihlah simpati pemilih sebanyak mungkin," kata Jurubicara WH-Andika, Jazuli Abdillah, Kamis (2/2).
Jazuli merasa tak aneh dengan hasil survei LSP Indonesia ini.
"Di survei internal kami juga kita menang," jelasnya.
Survei LSP Indonesia dilaksanakan 21 hingga 27 Januari 2017 dengan jumlah responden 800 orang. Hasilnya, WH-Andika meraih 39,50 persen dan Rano-Embay 32,10 persen. Peneliti LSP Syaf Zulkarnai mengatakan ada sisa suara sebanyak 28,40 persen menyatakan rahasia, tidak tahu atau tidak menjawab.
"Pada umumnya 10 hari menjelang pemungutan suara sudah tidak mungkin mengubah pilihan. 61,4 persen menyatakan pilihannya sudah mantap, tidak akan berubah," ujarnya.
Syaf menambahkan, peserta pilkada Banten hanya dua paslon yakni petahana melawan penantang. Bagi pemilih yang tak puas dengan kepemimpinan petahana pilihannya tak banyak, memilih penantang atau goplut.
"WH diuntungkan karena banyak responden ragu dengan kemampuan Rano memimpin Banten ke depan, belum lagi pendampingnya yang dianggap tidak memiliki pengalaman di pemerintahan," ujar Syaf.
LSP Indonesia mengklaim tingkat margin of error dalam surveinya sebesar 3,6 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dilakukan dengan menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah KK terpilih di seluruh Banten sebanyak 800 KK yang terpilih di sejumlah kabupaten/kota.
[wid]
BERITA TERKAIT: