Selain dihadiri pejabat partai politik, seperti Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua Umum PPP hasil Muktamar Jakarta Djan Faridz, dan Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan, Rapimnas yang dibanjiri 2000 kader Golkar ini juga dihadiri Menko Polhukam Luhut Panjaitan, Menkumham Yasonna Laoly, Ketua MPR Zulkifli Hasan yang juga Ketua Umum PAN, Ketua DPR Ade Komarudin, Ketua DPD Irman Gusman, serta mantan Presiden BJ Habibie.
Pada ksempatan itu, Ketua Umum Golkar hasil Munas Pekanbaru Aburizal Bakrie (Ical) melontarkan wacana agar Rapimnas kali ini harus mengeluarkan sebuah rekomendasi tegas untuk mengakhiri konflik internal partai. Sikap tersebut menurut Ical dapat berupa penyelenggaraan Munaslub.
Namun demikian, kubu Agung Laksono menilai Rapimnas itu bukan solusi mengakhiri konflik Golkar, tapi lewat Tim Transisi Golkar yang dipimpin Jusuf Kalla bentukan Mahkamah Partai Golkar (MPG).
"Pertarungan belum berakhir, bahkan baru dimulai menuju Golkar dengan DPP baru yang lebih demokratis, maju dan mandiri, melalui penyelenggaraan Munas yang dipimpin Tim Transisi" kata kubu Agung, Agun Gunandjar Sudarsa kepada redaksi, Minggu (24/1).
Jelas Agun, menyudahi kesemua konflik Golkar harus sesuai dengan UU Parpol.
[rus]
BERITA TERKAIT: