Pengamat politik Citra Institute, Yusak Farchan menilai, efek elektoral lagu MBG terhadap Bahlil cenderung menarik perhatian kelompok muda.
"Lagu Mas Bahlil Ganteng (MBG) semakin membuat Bahlil populer, terutama di kalangan Gen Z," ujar dia kepada
RMOL, Rabu, 10 Juni 2026.
Secara alamiah, menurut Magister Ilmu Politik Universitas Nasional (UNAS) itu, masyarakat nampak menikmati lagu yang dibuat menggunakan artificial intelligence (AI) dari komentar-komentar netizen di media sosial (medsos).
"Lagu MBG telah masuk ke alam bawah sadar pengguna medsos sehingga sentimen terhadap figur Bahlil cenderung bergerak positif," tuturnya.
Akibat itu, Yusak meyakini Bahlil kini menjadi sosok yang diperhitungkan dalam hal popularitas, sehingga dapat diperhitungkan dalam kancah politik nasional.
"Sentimen positif ini cenderung menutup performa buruk atas kinerja Bahlil sebagai Menteri ESDM yang sebelumnya banyak disorot publik," katanya.
"Jadi lagu MBG turut berkontribusi terhadap melambungnya nama Bahlil," demikian Yusak menambahkan.
BERITA TERKAIT: