Fungsionaris DPP Golkar kubu Ical, Muhammad Risman Pasigai, menilai mereka yang menuding Rapimnas sebagai ajang akal-akalan karena tidak paham dengan AD/ART Partai Golkar.
"Lebih baik mereka membaca ulang aturan partai sebelum bicara. Masa Rapimnas diabggap sebagai upaya akal-akalan? Orang itu diatur kok dalam AD ART," sebut Risman di Jakarta, Jumat (22/1).
Risman juga membantah tudingan Rapimnas tersebut memperkeruh suasana. Rapimnas maupun Musyawarah Nasional (Munas) adalah langkah konstitusional, bukan permainan opini.
"Justru sebaliknya, mereka yang tidak mau ikut Rapimnas berarti tidak berharap Golkar menjadi lebih baik dan selalu berjalan di atas konstitusi," sambung Risman lagi.
Risman meminta, di tengah konflik seperti ini, jangan ada pihak atau elemen partai yang coba-coba melakukan provokasi.
"Menuduh Aburizal Cs memperkeruh suasana itu provokatif sekali. Mereka melakukan ini agar Golkar ini tambah buruk. Kelompok anak muda dan kubu Agung sebaiknya berhentilan membangun opini yang semakin memperburuk citra Golkar," tambah Risman.
[dem]
BERITA TERKAIT: