Ia tampak hadir sebagai pendamping Jumhur sekaligus ikut dalam barisan tamu yang menyalami Presiden Prabowo Subianto usai prosesi pelantikan.
Momen menarik terjadi ketika Prabowo menyalami Rocky. Keduanya terlihat berbincang singkat disertai suasana santai hingga diakhiri dengan fist bump.
Rocky pun tampak tertawa kecil setelah dibisiki Presiden.
Dalam konferensi pers usai pelantikan, dia mengungkap isi percakapan tersebut dengan nada santai.
Prabowo dikabarkan mengucapkan terima kasih atas kehadiran Rocky, lalu berkelakar menyebutnya masih disiden, yakni figur yang dikenal vokal dan kerap tidak sejalan dengan arus utama kekuasaan.
"Ya pokoknya ada lah. Sama Pak Prabowo ya saya salaman tadi, dan Pak Prabowo kan teman saya diskusi dulu-dulu. Dan beliau, 'Wah Pak Rocky terima kasih hadir, dan ternyata Pak Rocky masih disiden,' gitu. Tapi Anda lihat wajahnya wajah bercanda. Emang saya disiden," ujarnya.
Selain momen dengan Presiden, Rocky juga terlihat berbincang akrab dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di sela acara. Ia mengaku diskusi mereka menyentuh aspek etika dalam kepemimpinan.
"Saya ngomong dengan Seskab, ya ngomong tentang ethics of care dan ethics of rights. Ethics of care artinya cara secara psikologis memperlihatkan kepemimpinan melalui bahasa tubuh. Bukan melalui tubuh ya, melalui bahasa tubuh gitu," jelasnya.
BERITA TERKAIT: