Aria Bima: Petugas Partai Itu Aparatur Ideologis, Bukan Jongos!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Selasa, 14 April 2015, 13:07 WIB
Aria Bima: Petugas Partai Itu Aparatur Ideologis, Bukan Jongos<i>!</i>
aria bima/net
rmol news logo Kekuasaan harus dijalankan dalam nuansa public oriented. Untuk itu, PDIP memastikan setiap kader untuk menjadi aparatur ideologis menjalankan kepentingan partai yang berorientasi pada kepentingan publik.

Begitu penjelasan politisi PDIP Aria Bima mengenai sebutan petugas partai yang disematkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri kepada Presiden Joko Widodo.

"Petugas partai ini aparatur ideologis, kalau saya melenceng ngomong maka saya ditegur partai secara ideologis. Bukan jongos, bukan pesuruh!" ujarnya saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Selasa, 14/4).

Sementara penumpang gelap, lanjutnya, merupakan mereka yang mendompleng kekuasaan Jokowi. Orientasi penumpang gelap ini adalah capital oriented, bukan public oriented. Atas dasar itu, kata Aria, penumpang gelap berpotensi mencoreng perjuangan ideologis PDIP yang digagas selama 10 tahun menjadi oposisi.

"Penumpang gelap itu lebih ke capital oriented, bukan public oriented," tandas anggota Komisi VI DPR RI itu.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA