Gerindra: Mega Sebut Penumpang Gelap karena Ada Pembagian Kue Tak Merata

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Senin, 13 April 2015, 17:30 WIB
Gerindra: Mega Sebut Penumpang Gelap karena Ada Pembagian Kue Tak Merata
rmol news logo Pidato Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri yang menyindir Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan kader PDIP lainnya, telah mengindikasikan beberapa hal buruk yang mungkin terjadi pada kepemimpinan putri Bung Karno itu.

Begitu kata politisi Gerindra, Desmond J Mahesa saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Senin, 13/4).

"Pertama ini merupakan pengakuan bahwa Megawati tidak mampu mengkordinasi partai yang dia pimpin dengan kadernya. Atau, memang kadernya yang sulit untuk diatur," ujarnya.

Sementara pernyataan Mega tentang penumpang gelap, lanjut Desmond, menyiratkan bahwa komunikasi yang terjalin antara PDIP dengan Jokowi sangat lemah. Artinya, ada pendistribusian yang tidak merata dari Jokowi kepada partai pendukung utamanya itu.

"Ini artinya kegagalan proses kaderisasi dan ketidakmampuan partai (berkomunikasi) terhadap kadernya," ujarnya.

"Ini kan berarti ada janji yang tidak terpenuhi. Ada pengingkaran komitmen dari Jokowi, karena pembagian kuenya tidak rata," tandas Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA