Menurutnya, selama ini pengelolaan bandara yang dilakukan pemerintah daerah dengan mitra kerjanya masih kurang maksimal.
Karena itu, Umar mendukung dan mensupport jika Bandara Halu Oleo dikelola satu pihak saja yakni Kementerian Perhubungan. Sehingga kedepan dapat meringankan beban pemerintah daerah.
"Kita ketahui yang memiliki dana yang banyak kan hanya pemerintah pusat, sementara pemerintah daerah sangat sedikit, di sisi lain daerah bisa mengalokasikan anggarannya di sektor lain yang lebih skala prioritas," kata Umar Arsal disela kunjungan kerja Menteri Perhubungan Ignasius Jonan di Kendari, sebagaimana keterangan yang diterima redaksi (Minggu, 12/4).
Kader besutan SBY itu juga memaparkan, kemampuan anggaran daerah untuk meningkatkan kapasitas bandara serta kualitas pelayanan tentu masih terbatas. Sehingga jika bisa dengan cepat diserahkan kepada kementerian perhubungan, maka akan mampu mengubah kondisi bandara dengan kapasitas, kualitas pelayanan dan anggaran berkali lipat nilainya.
Sementara itu, Menteri Perhungan RI Ignasius Jonan, menyambut baik keinginan untuk penyerahan aset Daerah bandara Halu kepada kementeriannya. Hal itu, lanjutnya, demi pelayanan dan kualitas lebih baik untuk masyarakat Indonesia.
"Kalo hari ini surat untuk penyerahannya dilayangkan dan kami terima, ya hari ini juga diproses," jelas Ignasius Jonan saat usai meninjau Bandara Halu Oleo Kendari.
[dem]
BERITA TERKAIT: