“Saya sudah menghadap langsung dan menyampaikan kondisi terkini di lapangan,” ujar Edison dikutip dari
Kantor Berita RMOLSumsel, Minggu, 22 Februari 2026.
Menurutnya, Menko AHY mengarahkan agar setelah Lebaran Idulfitri 1447 H dilakukan koordinasi lanjutan dengan PT Hutama Karya (Persero).
“Karena Hutama Karya selaku pihak yang akan membangun sekaligus membiayai proyek Jalan Tol Muara Enim–Prabumulih,” katanya.
Orang nomor satu di Bumi Serasan Sekundang itu berharap pembangunan jalan tol yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dapat berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah pusat.
“Jalan tol ini sangat dinantikan masyarakat, apalagi pembangunannya sudah cukup lama tertunda,” ungkapnya.
Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bersama Hutama Karya sebelumnya telah turun ke lapangan melakukan analisis kondisi terakhir proyek. Saat ini, kebutuhan anggaran untuk kelanjutan pembangunan tengah dihitung.
Tol Muara Enim–Prabumulih merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Kehadirannya diharapkan menjadi penghubung vital antara Muara Enim dan wilayah kabupaten/kota sekitar.
Selain memperkuat konektivitas daerah, jalan tol ini juga diproyeksikan menjadi urat nadi baru dalam memperlancar arus logistik dan mobilitas masyarakat di Sumatera Selatan.
BERITA TERKAIT: