Mega Jengkel dengan Kader yang Ngadu Sambil Nangis

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 11 April 2015, 04:10 WIB
Mega Jengkel dengan Kader yang <i>Ngadu</i> Sambil </i>Nangis</i>
MEGAWATI/NET
rmol news logo PDI Perjuangan mendapat tamparan keras saat tengah menggelar Kongres. Pasalnya, salah seorang kader, Adriansyah, dicokok Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (9/4) malam, di sebuah hotel di Sanur, yang berdekatan dengan lokasi Kongres IV di Inna Grand Bali Beach Hotel.

Adriansyah adalah kader PDI Perjuangan di Kalimantan Selatan. Dia pernah menjabat sebagai Bupati Tanah Laut.

Meski tak menyebut nama, pada pengumuman struktur kepengurusan baru, Jumat (10/4), Megawati sempat membuka beragam kisah. Salah satunya adalah soal kader-kader yang tersandung masalah hukum.

Mega mengaku kesal, karena menurutnya seluruh kader PDI Perjuangan harus tahu batasan dan tidak boleh menabrak aturan hukum. Apalagi sebuah praktik korupsi.

"Saya jengkel sekali, apalagi mereka yang terkena kasus hukum ini kalau mengadu ke saya, sambil menangis di depan saya, minta tolong dan sebagainya," tandas Mega seperti dikutip JPNN. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA