TB Hasanuddin: Silakan Kecewa pada Jokowi, Tapi Ingat SBY Dulu Bisa Bertahan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Kamis, 20 November 2014, 11:41 WIB
TB Hasanuddin: Silakan Kecewa pada Jokowi, Tapi Ingat SBY Dulu Bisa Bertahan
tb hasanuddin/net
rmol news logo Kebijakan menaikan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang diambil pemerintahan Jokowi-JK terus menuai kritikan di parlemen. Kebijakan tidak populis ini berpeluang menjadi celah bagi DPR, yang dikuasai Koalisi Merah Putih (KMP), menggunakan hak angket untuk menjatuhkan presiden.

Menanggapi hal itu, Ketua DPD PDIP Jawa Barat TB Hasanuddin menjelaskan bahwa dinamika dalam politik itu merupakan hal yang biasa terjadi. Kecewa menjadi alasan suatu kelompok berupaya menumbangkan kelompok yang berseberangan.

"Saya nggak mau suudzon. Dalam dinamika politik itu biasa," ujarnya saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (20/11).

Kang TB, begitu ia disapa, menjelaskan bahwa di Pilpres 2004 banyak orang yang kecewa dengan keterpilihan Susilo Bambang Yudhoyono lantaran Partai Demokrat ketika itu hanya mendapat suara di bawah 10 persen. Tapi fakta yang terjadi di lapangan, kekecewaan hanya sebatas omongan dan SBY tetap bertahan di periode pertama.

"(Ada yang bilang) wah Pak Jokowi paling lama cuma dua tahun, ya silakan itu namanya pendapat. Itu kan hanya rasa kecewa saja. Buktinya dulu SBY juga bisa bertahan, bahkan sepuluh tahun," tandas Kang TB.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA