"Semoga rapat konsultasi dengan pemerintah bisa dilakukan secepatnya," harap Zulkifli saat menerima ekonom senior DR. Rizal Ramli di kantornya, Selasa (18/11).
Zulkifli mengatakan, sependapat dengan Rizal Ramli bahwa kenaikan harga BBM kali ini timing-nya tidak pas. Pasalnya, kenaikan justru diberlakukan saat harga minyak dunia cenderung turun.
Seperti diketahui, harga minyak mentah dunia, dalam beberapa bulan terakhir terus turun. Di bursa New York Marcantile Exchange (NYMEX), harga minyak hari ini diperdagangkan pada kisaran US$74,98/barel.
"Saya juga persoalkan kenaikan sebesar Rp2.000 itu. Hitung-hitungannya dari mana? Apa tidak terlalu besar. Tapi saya ingin tegaskan, kenaikan harga BBM sama sekali bukan domain MPR. Hal itu sepenuhnya daerah pemerintah," kata Zulkifli.
BERITA TERKAIT: