KONFLIK INTERNAL PPP

Ketua PPP Sulsel Tak Terima Diberhentikan SDA

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Senin, 29 September 2014, 04:09 WIB
Ketua PPP Sulsel Tak Terima Diberhentikan SDA
Amir Uskara/net
rmol news logo . Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP)Sulawesi Selatan, Amir Uskara tidak terima diberhentikan oleh Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali (SDA). Ia menganggap surat keputusan (SK) pengangkatan Taufik Zainuddin sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua PPP Sulsel tidak punya kekuatan hukum dan ilegal.

Amir mengatakan, dirinya yang juga dipecat oleh SDA beberapa waktu lalu bersama sejumlah petinggi partai lainnya itu tidaklah sah karena sebelum SDA telah dipecat dari partai.

Sejak SDA ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK karena tersangkut kasus korupsi haji serta sejumlah manuver politik yang dilakukannya itu membuatnya tidak diterima lagi sebagai ketua umum.

"Dia (SDA) sudah dipecat dari partai dan tidak bisa lagi melakukan kegiatan-kegiatan dengan mengatasnamakan partai karena sudah tidak menjabat lagi," tegas Amir.

Anggota DPR terpilih ini mengaku jika polemik yang terjadi di internal partainya belum berakhir karena Mahkamah Partai telah mengeluarkan keputusan yang salah satu poinnya adalah melarang ada aktivitas kepartaian selama polemik belum berakhir.

"Makanya kalau SDA datang ke Sulsel, khususnya di Kota Makassar secara pribadi kami terima. Tapi kalau datang dengan nama partai, maka itu ilegal atau tidak resmi karena statusnya sudah dipecat," tandas Amir dilansir dari Antara.

Selain Amir Uskara yang dipecat, sejumlah DPW yang ketuanya dipecat adalah Jawa Timur, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Jambi, Kalimantan Barat, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, serta sekretaris DPW Bengkulu. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA