Begitu disampaikan Anggota Dewan Penasihat Partai Gerindra, Martin Hutabarat dalam
talkshow soal polemik RUU Pilkada di Tv One (Kamis, 25/5).
Ia pun belum habis pikir, kadernya yang duduk di kursi Wakil Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok) keluar dari Partai Gerindra dengan alasan mendukung pilkada langsung atau menolak pilkada lewat DPRD.
Ahok, kata Martin, yang mendukung pilkada langsung kenapa tidak sekalian mendukung pilkada langsung di wiliyahnya, yakni Kota Jakarta Pusat, Kota Jakarta Barat, Kota Jakarta Utara, Kota Jakarta Selatan, Kota Jakarta Timur dan Kabupaten Kepulauan Seribu. Dimana kepala daerah di enam ini dipilih langsung oleh gubernur, bukan langsung oleh rakyat.
"Kalau konsisten, Ahok meski tolak pilkada di DKI yang tidak langsung," kata Martin.
Ahok mengunduran diri sebagai kader Partai Gerindra beberapa waktu lalu. Mantan Ketua DPP Bidang Politik Gerindra ini mengundurkan diri karena tidak sepakat dengan sikap partainya yang mendukung pilkada lewat DPRD. Ahok menginginkan pilkada tetap separti sekarang, pilkada langsung.
[rus]
BERITA TERKAIT: