POLEMIK RUU PILKADA

Partai Yang Tolak Pilkada Langsung Diancam Tak Dipilih di Pemilu 2019

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Kamis, 25 September 2014, 11:27 WIB
Partai Yang Tolak Pilkada Langsung Diancam Tak Dipilih di Pemilu 2019
foto:net
rmol news logo Perwakilan seluruh provinsi Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) ikut berunjuk rasa di Gedung DPR RI Kamis (25/9), memprotes Pilkada langsung dalam RUU Pilkada yang hendak disahkan menjadi UU.

Utusan Bara JP Kepulauan Riau, Thamrin Pasaribu di depan Gedung DPR mengatakan, kalau sampai Pilkada lewat DPRD disahkan, DPR benar-benar buta dan tuli, tidak tahu aspirasi rakyat.

"Kami akan hukum mereka, tidak pilih partai mereka 2019," ujar Thamrin Pasaribu dalam keterangannya, Kamis (25/9).

Utusan Bara JP Bengkulu, Imanuel Beng mengatakan, suara rakyat harus didengar. "DPR jangan jadi budak oligarki politik. Saatnya rakyat melawan, tidak ada tawar-menawar," tandasnya.

Ferry Alfian (Tjung Pin) utusan Bara JP Kalbar menegaskan, rakyat harus mengambil kembali kedaulatan yang sempat tergadai. "Tapi rakyat jangan panik. Nanti Mahkamah Konstitusi (MK) akan membatalkan Pilkada DPRD.

Utusan Bara JP Papua, Yanes Akanmor tidak ketinggalan berorasi di depan DPR. Ia mengatakan kalau Pilkada lewat DPRD nanti yang disepakati, itu artinya hak-hak rakyat telah dicabut.

"DPR jangan 'kucing-kucingan' untuk mengelabui rakyat. Kami akan hukum kalian dalam Pileg 2019," pungkasnya. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA