"Debat membalikkan persepsi publik terhadap kepiawaian Jokowi-JK. Elektabilitas Jokowi pun terus meroket. Bahkan, berbagai serangan hitam tidak mampu menggoyahkan Jokowi-JK," kata Wakil Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, beberapa saat lalu (Jumat, 13/6).
Debat perdana capres-cawapres pun membuktikan, lanjut Hasto, pandangan yang selama ini meremehkan Jokowi-JK ternyata keliru. Karena itu juga, Hasto pun menantang Juru debat Prabowo-Hatta, Fahri Hamzah, untuk menunjukkan data IQ jagoannya. Sebab dalam debat itu, Prabowo dinilai sering memberikan jawaban yg berbeda dari pertanyaan yang diberikan.
Hasto juga meminta Fahri Hamzah agar tak perlu membangga-banggakan IQ. Atau, dengan kata lain, tak perlu juga Fahri Hamzah mewacanakan soal IQ, yang itu pun masih diragukan kebenarannya, untuk menutupi kinerja PKS yang benar-benar minus, terutama kinerja kader PKS di Kementerian.
"Menteri Pertanian misalnya, selama dua periode dari PKS gagal. Terbukti impor pangan makin meroket. Bahkan proyek swasembada daging pun dimanipulasi menjadi swasembada korupsi daging," demikian Hasto.
[ysa]
BERITA TERKAIT: