Besok, 174 Jemaah Haji Asal Garut Diberangkatkan Via Kertajati

LAPORAN: JAYADI SUPRIYADIN*

Rabu, 06 Mei 2026, 23:13 WIB
Besok, 174 Jemaah Haji Asal Garut Diberangkatkan Via Kertajati
(Foto: BPKH)
rmol news logo Untuk kali pertama, Kementerian Haji dan umroh (Kemenhaj) Kabupaten Garut, Jawa Barat, resmi melepas 174 jemaah haji plus petugas yang tergabung dalam kloter 22 Embarkasi Kertajati, Kamis 7 Mei 2026.

"Rencananya keberangkatan jemaah haji akan dilepas langsung oleh Bupati Garut di Pendopo," ujar Kepala Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) dan Umroh Kabupaten Garut Indra Azwar Mawardi, Rabu 6 Mei 2026.

Menurutnya, seluruh rangkaian proses persiapan keberangkatan jemaah haji asal Garut musim haji 1447 H /2026, berlangsung lancar. 

"Selain bimbingan manasik haji, perlengkapan akomodasi seluruh jemaah juga telah terdistribusikan dengan tepat," kata dia.

Rencananya, jemaah haji asal Garut yang tergabung bersama jemaah haji asal Kota Bandung dan Kota Cimahi itu, bakal menggunakan fasilitas asrama jemaah haji Indramayu. 

"Mereka akan dilepas menggunakan lima bus bantuan Pemda Garut," kata dia.

Hal itu untuk mempermudah keberangkatan rombongan jemaah haji, yang akan menggunakan jalur Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka.

"Untuk pertama kalinya kami menggunakan Kertajati, biasanya menggunakan embarkasi Bekasi," ujar dia.

Untuk tahun ini total jemaah haji asal Garut berjumlah sekitar 169 jemaah, plus lima orang petugas haji yang telah dipersiapkan. 

"Keseluruhan jemaah plus petugas sekitar 174 orang," ujar dia menerangkan.

Angka tersebut ujar dia, turun drastis dibanding keberangkatan tahun lalu yang berjumlah 1.931 jemaah. 

"Untuk tahun ini kami menggunakan kuota jemaah haji Provinsi Jawa Barat," kata dia.

Indra menambahkan, selain jumlah jemaah yang berkurang drastis, ada hal yang membanggakan seluruh jemaah yakni pemberian kartu nusuk haji diberikan di Indonesia. 

"Tahun lalu seluruh kartu nusuk diberikan di tanah suci, tahun ini diberikan di embarkasi masing-maisng untuk mempermudah jemaah," kata dia.

Dalam manifes haji yang dikeluarkan Kemenhaj Garut, Ija Watma (93) dari Kecamatan Bayongbong tercatat sebagai jemaah tertua, sementara jemaah termuda dipegang Fadlan Haraz Akili (17) dari Tarogong Kidul.

"Seluruh jemaah haji asal Garut yang berangkat tahun ini tergabung dalam 10 KBIH," pungkasnya.rmol news logo article
*Koordinator Garut

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA