DPR Kecam Menkes yang Akan Membunuh Pelan-pelan Bila Dokter Mogok Nasional

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Minggu, 17 November 2013, 22:40 WIB
DPR Kecam Menkes yang Akan Membunuh Pelan-pelan  Bila Dokter Mogok Nasional
nafsiah mboi/net
rmol news logo Rencana para dokter yang ingin mogok nasional seharusnya dianggap wajar dan biasa saja. Aksi mereka adalah bentuk solidaritas atas rekan mereka, dr. Ayu, yang dikriminalkan dengan tuduhan malpraktek.

"Dokter melakukan solidaritas atau aksi melawan kebijakan yang merugikan kepentingan mereka. Tidaklah berbeda dengan buruh atau mahasiswa melakukan  aksi ketika memperjuangkan nasib mereka," tegas ketua Komisi IX DPR Ribka Tjiptaning dalam keterangan yang diterima redaksi, Minggu (17/11).

Menurut Ribka, justru yang tidak wajar adalah respon Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi yang disampaikan dalam acara puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 49, Jumat (15/11) lalu. Nafsiah menyatakan "Kalau mogok, kalian akan saya bunuh pelan-pelan".

Pernyataan tersebut, kata Ribka, merupakan pernyataan yang bersifat arogan dan represif dari Menkes. Lewat pernyataan tersebut Menkes menakuti-nakuti aspirasi politik para dokter, selain juga merendahkan profesi dokter.

"Aksi adalah hak setiap warga negara dan kebebasannya dijamin UUD Tahun 1945. Saya memandang pernyataan Menkes telah menimbulkan keresahan di kalangan para dokter di Indonesia," ujar Ribka.

"Untuk itu, Komisi IX DPR RI akan memanggil Menteri Kesehatan dalam Raker minggu depan setelah DPR RI mengakhiri masa reses," pungkas politikus Partai PDIP ini.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA