"Dokter melakukan solidaritas atau aksi melawan kebijakan yang merugikan kepentingan mereka. Tidaklah berbeda dengan buruh atau mahasiswa melakukan aksi ketika memperjuangkan nasib mereka," tegas ketua Komisi IX DPR Ribka Tjiptaning dalam keterangan yang diterima redaksi, Minggu (17/11).
Menurut Ribka, justru yang tidak wajar adalah respon Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi yang disampaikan dalam acara puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 49, Jumat (15/11) lalu. Nafsiah menyatakan "Kalau mogok, kalian akan saya bunuh pelan-pelan".
Pernyataan tersebut, kata Ribka, merupakan pernyataan yang bersifat arogan dan represif dari Menkes. Lewat pernyataan tersebut Menkes menakuti-nakuti aspirasi politik para dokter, selain juga merendahkan profesi dokter.
"Aksi adalah hak setiap warga negara dan kebebasannya dijamin UUD Tahun 1945. Saya memandang pernyataan Menkes telah menimbulkan keresahan di kalangan para dokter di Indonesia," ujar Ribka.
"Untuk itu, Komisi IX DPR RI akan memanggil Menteri Kesehatan dalam Raker minggu depan setelah DPR RI mengakhiri masa reses," pungkas politikus Partai PDIP ini.
[dem]
BERITA TERKAIT: