Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Minggu, 10 Mei 2026, 01:01 WIB
Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat
Presiden AS Donald Trump. (Foto: AP)
rmol news logo Pemakzulan terhadap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperlihatkan adanya ketidakpercayaan mendalam antar-lembaga negara di Negeri Paman Sam.

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah menilai, kondisi tersebut berbahaya bagi citra demokrasi Barat yang selama ini selalu dipromosikan sebagai model ideal dunia.

“Dunia melihat bahwa demokrasi Amerika ternyata tidak sekuat yang selama ini mereka kampanyekan. Kerusuhan Capitol menjadi pukulan psikologis dan simbolik bagi kepemimpinan global Amerika,” kata Amir dalam keterangannya, Sabtu 9 Mei 2026.

Lebih lanjut, Amir menilai proses persidangan Trump di Senat akan menjadi pertaruhan besar bagi masa depan politik Amerika. 

Apabila Trump sampai dilarang maju kembali dalam kontestasi politik, maka basis pendukungnya diperkirakan tetap akan menjadi kekuatan politik yang signifikan.

“Trumpisme tidak akan hilang begitu saja. Basis massa populis nasionalis di Amerika masih sangat besar dan itu akan terus menjadi faktor tekanan bagi pemerintahan berikutnya,” kata Amir. 

Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (AS) resmi memakzulkan Presiden AS Donald Trump atas tuduhan hasutan pemberontakan” terkait kerusuhan di Gedung Capitol beberapa waktu lalu.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA