Apabila Presidential Thershold-nya tetap 20 persen, maka dipastikan pasangan Capres dan Cawapres tahun 2014 paling banyak hanya dua atau tiga pasang. Sehingga, tertutuplah kemungkinan bagi capres potensial dari luar partai untuk mencalonkan diri.
Demikian rangkuman pendapat Ketua Fraksi Partai Gerindra di MPR, Martin Hutabarat, tentang besarnya ambang batas pencalonan presiden.
"Jokowi Ahok juga tidak akan menjadi Gubernur dan Wagub DKI kalau persyaratan mencalonkan Gubernur 20 persen. Tapi, karena persyaratannya hanya 15 persen, maka terbuka peluang bagi Gerindra dan PDIP mencalonkan mereka, dan mereka sampai saat ini terbukti sangat dicintai warga Jakarta," katanya kepada
Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Sabtu, 2/2).
Anggota Dewan Pembina Gerindra itu menyatakan, partainya juga telah membuka kesempatan bagi tokoh-tokoh potensial mendaftar menjadi Caleg di pusat dan daerah se-Indonesia. Ini bukan berarti Gerindra kekurangan kader. Martin tegaskan, sangat banyak kader binaan Prabowo Subianto.
Tapi, lanjut Martin, kebijakan ini dibuat sebagai perwujudan keinginan melakukan perubahan, di mana tokoh-tokoh potensial yang bukan pengurus atau anggota partai pun diberi kesempatan dipilih oleh rakyat menjadi DPR, DPRD dalam pemilu 2014.
[ald]
BERITA TERKAIT: