Dikutip dari
Kantor Berita RMOLLampung, korban meninggalkan rumah pada Senin, 30 Maret 2026. Namun dua hari kemudian, Rabu, 1 April 2026, pihak keluarga menerima kabar dari warga bahwa korban diduga terjatuh ke sungai.
Informasi tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat setempat dan diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung untuk dilakukan proses pencarian.
Tim Rescue Pos SAR Tulang Bawang pun langsung bergerak menuju lokasi pada Kamis pagi, 2 April 2026.
Setibanya di lokasi, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, kepolisian, BPBD, Damkarmat, serta warga setempat langsung melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai.
Pencarian dilakukan menggunakan perahu karet dengan menyusuri aliran Sungai Way Abung sejauh sekitar 5 kilometer ke arah hilir.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil setelah tim menerima laporan warga yang melihat sesosok jenazah mengapung di aliran sungai, sekitar 8 kilometer dari titik awal korban diduga terjatuh.
Tim SAR bersama keluarga korban kemudian menuju lokasi dan memastikan jenazah tersebut adalah Achmad Ragil.
Komandan Pos SAR Tulang Bawang, Zian Fajri, mengatakan korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
“Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi dihentikan dan dinyatakan selesai pada Kamis sore. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing,” ujar Zian.
BERITA TERKAIT: