Mendikdasmen: Anggaran Pendidikan Malah Lebih Besar Setelah Ada MBG

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/adityo-nugroho-1'>ADITYO NUGROHO</a>
LAPORAN: ADITYO NUGROHO
  • Jumat, 20 Februari 2026, 03:58 WIB
Mendikdasmen: Anggaran Pendidikan Malah Lebih Besar Setelah Ada MBG
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Dr. Abdul Mu’ti. (Foto: Humas Mendikdasmen)
rmol news logo Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Dr. Abdul Mu’ti memastikan bahwa Anggaran Pendidikan tahun 2026 naik. Anggaran pendidikan di kementeriannya dipastikan tidak berkurang barang sepeser pun. 

Mu’ti juga menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sama sekali tidak memangkas anggaran pendidikan. 

“Anggarannya malah lebih besar setelah ada MBG, karena akan ditambah Presiden. Makanya Kemendikdasmen mengajukan ABT (Anggaran Biaya Tambahan),” kata Mu’ti dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Program MBG di Provinsi Jawa Timur pada Kamis, 19 Februari 2026. 

ABT adalah alokasi tambahan dalam APBN tahun berjalan yang bersifat mendesak. 

Mu’ti lalu membandingkan beberapa anggaran besar di Kemendikdasmen tahun 2025 dan tahun 2026. Tahun 2025 Kemendikdasmen mendapat alokasi Rp 16,9 triliun untuk revitalisasi Satuan Pendidikan, yang diterapkan untuk 16.176 Satuan Pendidikan. Saat ini Satuan Pendidikan yang sudah selesai pembangunannya hingga 100 persen, sudah mencapai 93 persen

Program kedua adalah Program Digitalisasi. Kemendikdasmen telah memberikan bantuan Interaktif Flat Panel (IFP) atau PID (Panel Interaktif Digital) untuk 288.860 Satuan Pendidikan. IFP adalah teknologi pembelajaran interaktif yang digunakan untuk menulis, menggambar, berkolaborasi, serta terintegrasi dengan LMS dan sumber belajar digital. 

Tahun 2026, Kemendikdasmen juga sudah mengalokasikan anggaran untuk revitalisasi Satuan Pendidikan. Saat ini anggaran yang sudah tercantum di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 14 triliun lebih. Anggaran itu akan dialokasikan untuk 11 ribu lebih Satuan Pendidikan. 

Sementara, saat Hari Guru, Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa akan ada tambahan anggaran revitalisasi untuk 60 ribu Satuan Pendidikan. 

“Sehingga total kalau sudah masuk ke dalam APBN, kami usulkan, tahun ini kita akan ada revitalisasi untuk 71 ribu sekian Satuan Pendidikan,” ujarnya. 

Saat itu Presiden Prabowo juga mengatakan bahwa untuk setiap Satuan Pendidikan akan mendapat tambahan IFP sebanyak 2 sampai 3 buah. 

“Tahun 2026 kita akan mendistribusikan IFP untuk lebih dari 325 ribu Satuan Pendidikan,” tandas Sekretaris Umum PP Muhammadiyah itu. rmol news logo article


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA