Blak-blakan Bawaslu: Indonesia Belum Siap Terapkan E-Voting di Pemilu 2024

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/diki-trianto-1'>DIKI TRIANTO</a>
LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Sabtu, 26 Maret 2022, 08:06 WIB
Blak-blakan Bawaslu: Indonesia Belum Siap Terapkan E-Voting di Pemilu 2024
Rapat Koordinasi Bawaslu se-Jawa Barat di Kota Bandung, Jumat, 25 Maret 2022/RMOLJabar
rmol news logo Indonesia belum siap menerapkan metode e-voting dalam pemilihan umum (Pemilu) 2024.

E-voting memerlukan kesiapan teknologi informasi yang mumpuni. Selain kesiapan teknologi, faktor lain seperti metode bekerja, perlindungan data, hingga payung hukum juga harus disiapkan.

"E-voting itu perlu kesiapan teknis teknologi informasi yang betul-betul siap. Dalam pandangan kita belum pada level itu ya (belum siap). Regulasi dan maping kita saja belum pada e-voting," kata Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat, Abdullah Dahlan diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Jumat (26/3).

Saat ini, kata dia, Indonesia baru siap untuk melaksanakan e-rekap atau penghitungan suara pasca pemilihan. Akan tetapi, pelaksaan e-rekap masih menyisakan persoalan seperti blank spot di sejumlah titik dalam gelaran pemilu tahun 2019 yang lalu.

Hal inilah yang harus diperbaiki KPU agar gelaran pemilu bisa lebih baik.

"Nanti KPU menyediakan teknologi informasi yang servernya memadai, lalu kemudian petugas pelaksanan teknis di bawah menginput data dan meng-upload data yang memang sudah terdesain dengan rapi dan siap," pungkasnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA